Banyaknya Mall Kosong: Apa yang Sebenarnya Terjadi? - Berita dan Siaran Pers - Badan Pusat Statistik Kota Surabaya

Beranda

Produk - Berita dan Siaran Pers

Banyaknya Mall Kosong: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Banyaknya Mall Kosong: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Banyaknya Mall Kosong: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

9 Januari 2026 | Kegiatan Statistik Lainnya


Fenomena mall yang semakin sepi bukan terjadi tanpa sebab. Pola belanja masyarakat perlahan bergeser, dari belanja langsung ke belanja online melalui e-commerce. Perubahan ini bukan sekadar tren sesaat, melainkan transformasi cara konsumen berinteraksi dengan perdagangan.

Data menunjukkan wilayah/provinsi dengan aktivitas e-commerce tertinggi didominasi oleh daerah dengan infrastruktur digital dan kepadatan penduduk yang kuat, seperti Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.
Tak hanya itu, lima besar barang dan jasa yang paling banyak dijual secara e-commerce memperlihatkan kebutuhan harian dan gaya hidup digital yang semakin menguat.
Dari sisi kanal, media penjualan e-commerce didominasi oleh instan message, marketplace dan platform digital, menggambarkan bagaimana pelaku usaha beradaptasi dengan ekosistem baru.

Mall yang kosong bukan berarti perdagangan mati, tapi sedang berubah bentuk.

Di tengah dinamika ini, kunci bertahan adalah satu, yaitu terus adaptif dan terus ikuti perkembangan perdagangan di Indonesia.
Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik Kota Surabaya (Statistics of Surabaya City)Jl. A. Yani 152 E Surabaya 60231 Jawa Timur Indonesia

Telp (62-31) 82516020

Faks (62-31) 8296691

Mailbox : [email protected]

logo_footer

Government Public Relation

Sumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital

Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik